Kendal – MIN 1 Kendal melepas 155
murid lulusan Tahun Ajaran 2025/2026, Minggu, 14 Juni 2026. Acara yang bertajuk
Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI itu dilaksanakan di Gedung Pendopo
Tumenggung Bahurekso Kendal. Acara berlangsung lancar dan sukses, serta dihadiri
oleh murid-murid kelas VI serta orang tua/wali murid, dewan guru, tenaga
kependidikan, komite madrasah, serta puluhan tamu undangan. Turut hadir pula
Bapak Kepala Kemenag Kendal, Taufiqur Rahman.
Prosesi pelepasan diawali dengan murid
kelas VI melakukan kirab menuju lokasi acara sebagai simbol perjalanan mereka
dalam menempuh pendidikan di MIN 1 Kendal selama 6 tahun. Kegiatan kemudian
dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan prosesi Khotmil Qur’an yang menjadi
salah satu rangkaian utama dalam acara akhirussanah tahun ini dalam keadaan
khidmat.
Setelah para hadirin menyanyikan
lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Madrasah, Prosesi Pelepasan dilaksanakan.
Para murid dipanggil namanya satu per satu menuju podium untuk menerima map
ijazah dan pengalungan slempang oleh Subiyono, kepala MIN 1 Kendal. Prosesi itu
merupakan tanda berakhirnya masa belajar mereka di MIN 1 Kendal.

Setelah prosesi pelepasan, para
alumni MIN 1 Kendal tahun 2026 tersebut Bersama-sama membaca Ikrar Alumni, lalu
dilanjutkan dengan sungkeman kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan dan
ungkapan terima kasih mereka kepada sosok yang telah berjuang dibalik kelulusan
mereka.
Pada pelepasan murid kelas VI
tersebut, ditampilkan pula berbagai penampilan untuk memeriahkan acara. Mulai dari
rebana dan gamelan sebelum acara dimulai, lantunan lagu dari murid MIN 1 Kendal
yang dinyanyikan di sela-sela acara dan sebelum acara dimulai, juga perform
tari dan Paduan acara yang membuat acara pelepasan semakin semarak.
Pada kesempatam itu, Bapak Kepala
Kemenag Kendal turut menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Taufiqur Rahman
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap lulusan murid MIN 1
Kendal atas kelulusan mereka. Ia berpesan agar kepada seluruh murid agar terus
belajar, berprestasi, menjaga akhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan di
jenjang pendidikan berikutnya yang akan mereka hadapi.
Taufiqur Rahman juga menyampaikan
kepada para lulusan bahwa hari ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan mereka,
melainkan transit menuju jenjang yang lebih tinggi. Setelah selama enam tahun mereka
dididik, dibina, dan dilatih di MIN 1 Kendal, akhirnya mereka bisa tumbuh
menjadi anak-anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga santun dalam budi
pekerti.
“Setelah lulus, jangan
berleha-leha di rumah. Teruslah belajar dan lanjutkan pendidikan ke jenjang
yang lebih tinggi untuk meraih cita-cita yang kalian impikan,” pesan Taufiqur
Rahman. (Sulis/zh)