Berita Utama

PENGUNJUNG

Peringati Hari Pramuka, MIN 1 Kendal Turut Mendukung Swasembada Pangan

 

Kendal — MIN 1 Kendal melaksanakan upacara memperingati Hari Pramuka ke-65, Jumat 14 Agustus 2026. Bertempat di halaman belakang, kepala MIN 1 Kendal, segenap dewan guru dan karyawan serta seluruh murid MIN 1 Kendal mengikuti upacara dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Peringatan Hari Pramuka kali ini mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Dalam amanatnya, Kepala MIN 1 Kendal, Subiyono, menyampaikan pentingnya menanamkan sikap mandiri kepada murid sejak dini untuk mendukung swasembada pangan.

Menurut Subiyono, salah satu cara menanamkan sikap mandiri, yang pertama yaitu dengan menghargai makanan dan tidak membuang-buang makanan.

“Ketika kita menghabiskan makanan dan tidak membuang nasi, berarti kita menghargai setiap butir nasi dan menghargai usaha para petani yang telah menghasilkan bahan pangan. Kita juga harus senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah Swt,” kata Subiyono.

Selain menghargai makanan, lanjut Subiyono, langkah kedua yang bisa ditempuh untuk mewujudkan kemandirian juga dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana di rumah maupun di sekolah. Para anggota Pramuka Siaga dapat belajar melakukan berbagai kegiatan secara mandiri, seperti mencuci piring setelah makan.

“Sementara itu, anggota Pramuka Penggalang dapat belajar membantu orang tua dan lingkungan sekitar, salah satunya dengan menanam tumbuhan atau sayuran,” papar Subiyono.


Adapun langkah ketiga yang bisa dilaksanakan oleh Pramuka, menurut Subiyono, yaitu mempunyai sikap kreatif dan inovatif. Pramuka diharapkan menjadi pribadi yang pantang menyerah, mampu mencari solusi, serta memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar. Salah satu contoh konkret yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman pangan atau sayuran serta mengolah sampah organik menjadi pupuk organik.

“Dengan demikian, lingkungan menjadi lebih produktif sekaligus mendukung upaya Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” (Sulis)

Previous
« Prev Post
Show comments